the corruptor

Agustus 1, 2008

Senin, 21 Juli 2008 | 19:34 WIB

JAKARTA, SENIN- Apa betul kita bisa memberantas korupsi? Persepsi terhadap korupsi saja masih susah diubah. Lembaga peradilan masih bisa dibeli, dewan dan pemerintah pusat maupun daerah juga masih bisa dibeli.Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi di Jakarta, Senin (21/7), menyatakan kesangsiannya atas pemberantasan korupsi yang kini terkesan gencar dipublikasikan.

Menurut Sofjan, kondisi merajalelanya korupsi sudah terjadi bertahun-tahun sejak zaman Presiden Soeharto. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan jaminan terjadinya pemberantasan korupsi. Butuh komitmen tekad bersama, mulai dari presiden, mahkamah agung, kejaksaan agung, pengadilan hingga kepolisian.

KPK hanyalah sebagai shock treatment sementara. Tidak bisa KPK diharapkan menyelesaikan semua permasalahan korupsi di Indonesia, karena banyak aturan perundang-undangan yang bertentangan atau bertolak belakang satu sama lain, sehingga pejabat birokrasi bisa menggunakan aturan hukum semata-mata untuk kepentingan dirinya sendiri.

Sofjan menyayangkan, bukti ketidakberesan penegak hukum sudah tersingkap jelas. Terdakwa kasus suap Artalyta Suryani bisa bebas bertelepon ria dari balik terali besi tahanan kepolisian. Orang juga bisa jual-beli narkoba di lembaga pemasyarakatan. Bahkan, orang bisa pergi ke luar negeri, walaupun status hukumnya belum beres.

Ironis sekali hukum di Indonesia. Jadi, menurut Sofjan, orang bisa seenaknya berbuat korupsi dan menjalani hukuman dalam sekian tahun yang secara faktual tidak dijalani di balik penjara. Setelah masa hukuman habis, koruptor itu bisa hidup bebas dan kaya raya. Tidak perlu kembalikan hasil curiannya.

“Orang tidak malu lagi masuk penjara, bahkan koruptor itu ditokohkan di media massa. Bagaimana orang bisa insyaf melakukan korupsi? Terdakwa hukuman mati yang sudah dijatuhkan pengadilan saja masih bisa diberikan waktu bertahun-tahun, bagaimana orang bisa percaya hukum di Indonesia?” ujarnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: