sebuah tanda tanya…?
Oktober 26, 2008
ketika saya diperjalanan menuju sebuah stasiun…pag-pagi sekali… air mata sudah berlinang di pelupuk mata saya melihat… anak-anak seuauran adik saya yang begitu kecil,tak punya dosa harus tidur di depan pertokoan…bergerombol…kedinginan,kehujanan…
ketika berangkat ke stasiun saya berjumapadengan pengemis tua yang rapuh,juga bongkok… nenek-nenek yang membawa mangkuk di depan kereta pakuan di depan orang ber jas rapi,ber safari dan berdpatu mengkilat.
didalam kereta ekonomi si suatu malam…kereta pun serasa kamar yang nyaman bagi seorang anak,ia teritdur… tak peduli keramaian yang memekakan telinganya… dikerubuni angin-angin malam dan diselimuti koran usang ia tertidur terlelap menjemput mimpinya yang entah kapan ia raih…
di persimpangan jalan,balita kecil menyusu pada ibunya yang sudah peot karena kekurangan asupangizi untuk menyusui anaknya… tapi walaupun begitu ia tetap membesarkan anaknya dengan tersenyum,sehingga anaknya bisa hidup,dan menyelamatkan hidupnya namun setelah besar ia tinggalnkan ibunya di kolong jembatan.
di pinggir rel,,kakek sebatang kara membawa tongkat tersenyum sambil menriakkan ..” kasiha..kasihan…”
tapi apa pedulinya orang berjas yang duduk di DPR,wakil-wakil rakyat yang bolak balik pake sedan…
negara kaya tapi miskin..sungguh aneh….
kapan negara ni terbebas dari derita…pemimpin yang bagaimana algi yang harus dipilih….
kereta saja sampai dibagi hasta,gerombolan bersepatu mengkilat silahkan duduk di AC, gerombolan para eksekutif silahkan naik express,namun rakya jelata silahkan berdesakkan duduk diatas…
padahal kebanyakan rakyat kita adalah rakyat miskin…
kemana mata pemrintah kita…??
Mistik Kematian Nyi blorong..
Oktober 18, 2008
Rumor yang beredar bahwa aktris Suzanna meninggal secara tidak wajar pada Rabu (15/10) pukul 23.15 WIB, dibantah oleh Kapolresta Magelang AKBP Wahyu Handoyo. “Hasil visum dan identifikasi, semua wajar,” katanya di Magelang, Jumat (17/10). Wahyu mengaku telah memerintahkan anggotanya dipimpin Kasatreskrim AKP Purwanto untuk memeriksa jenazah artis yang tenar lewat film-film horor itu sebelum dimakamkan. “Tim kepolisian ke sana melakukan koordinasi dengan dokter pribadi, dr Mia Pramudianti, dan memang tidak ada yang mencurigakan,” kata Wahyu.
Polisi memastikan kematian Suzanna wajar berdasarkan keterangan dokter pribadi dan surat keterangan dokter kesehatan, yang intinya artis itu meninggal karena sakit.
Susu yang diminum Suzanna 15 menit sebelum meninggal juga tak bermasalah. Pemain film Nyi Blorong yang berusia 66 tahun itu memang menderita diabetes sejak 30 tahun lalu. Prosesi pemakaman yang sederhana dan cepat juga tak dihadiri banyak orang. Clift Sangra, suami Suzanna, mengaku memang hanya ada beberapa orang termasuk pastor yang memberikan pemberkatan terakhir.
Sejak 1 Oktober 2008, selama lima hari, aktris bernama lengkap Suzanna Martha Frederika van Osch ini sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan Magelang dan ditangani dr Mia. Kondisinya mulai membaik dan dia diperkenankan pulang. Hanya dua hari setelah ulang tahunnya, yakni pada 15 Oktober 2008 lalu, bintang film horor ini menutup mata.
Semasa hidupnya, Suzanna sering mengunjungi bakal makamnya bersama Clift. Makam yang sudah disiapkan sejak 2001 ini sekaligus menjadi makam anak sulung Suzanna yang meninggal karena dibunuh (1977). Di situ juga dimakamkan kakak Suzanna, Irene Frederica van Osch.
Tahun 2006, Suzanna sempat dikabarkan meninggal. Tetapi berita itu dibantah Suzanna dengan tampil di depan umum. Justru kabar mengejutkan di tahun itu adalah adanya upaya pembunuhan yang akan dilakukan Clift yang melibatkan pembantu di rumahnya. Ini membuat Kiki Maria, anak Suzanna, meradang. Bersama suaminya, Abiyarso, dia mendatangi rumah ibunya. Tetapi dia justru disambut dengan tembakan senjata api dan pemukulan oleh Clift. Kasus ini membuat Clift diseret ke meja hijau.
Sampai sekarang mereka tak saling sapa. Bahkan ketika keluarga Kiki Maria hendak masuk ke rumah ibunya, beberapa tetangga mencegah. Kata mereka, tak ada yang boleh masuk rumah itu. Tetangga pun tak bisa menyampaikan bela sungkawa.
Tetapi Clift kemarin berjanji akan membuka diri bagi wartawan televisi yang ingin melihat isi rumahnya. Dia menegaskan tidak ada aroma mistik di situ seperti disangkakan orang karena Suzanna dikenal suka melahap melati dan mengelilingi rumah tengah malam.
Sejak 2001, Suzanna sudah membuat surat wasiat yang meminta Clift selalu menjaga makamnya tujuh hari tujuh malam. Tetapi Kamis (16/10) malam ternyata Clift tidak menjaga makam itu. “Semalam bukan saya yang nungguin, tetapi saudara. Saya pulang cepat karena capek banget,” ujar Clift.
Menurutnya hal itu tidak melanggar surat wasiat almarhumah, karena disebutkan jika Clift tidak bisa, dia boleh menunjuk orang lain untuk menjaga makam. Baca entri selengkapnya »
30 Larangan Islam – Untuk wanit
Oktober 12, 2008
30 Larangan Islam – Untuk wanita
1. Menyambung rambut palsu
2. Bertato, mencabut bulu wajah dan mengikir gigi
3. Keluar rumah dengan memakai minyak wangi
4. Memperlihatkan perhiasan(bersolek) di depan lelaki lain
5. Menolak panggilan suami untuk tidur bersama
6. Membuka rahsia hubungan suami isteri Baca entri selengkapnya »



